Pelanggaran Yang Sering Dilakukan Pengendara Mobil Tanpa Disadari

Di mata masyarakat, para pemotor terkenal suka berkendara sesuka hati dan tidak taat aturan. Ya memang faktanya demikian sih. Banyak dari para pengendara mobil yang suka menyudutkan perilaku tidak tertib dari para pengendara motor. Tapi seharusnya para pengendara mobil juga berkaca, emangnya mereka sudah sangat tertib?

Dalam hal pelanggaran, memang secara kasat mata para pengendara motor terlihat lebih sering melanggar aturan lalu lintas maupun etika berkendara. Salah satu hal yang menyebabkan para pengendara motor lebih sering terlihat melanggar peraturan adalah karena ukuran motor yang kecil, lincah dan kemudahan pengoperasiannya sehingga juga mudah untuk melanggar peraturan. Tapi sebenernya banyak juga dari para pengendara mobil yang tak luput dari kesalahan melanggar aturan.

Perlu gue tegaskan, pengendara mobil itu sebenernya sama kurang ajarnya dengan pengendara motor!!! Entah mungkin memang perilaku orang Indonesia yang sudah sangat bebal atau bagaimana. Yang pasti bukan hanya orang yang “tidak” berpendidikan saja yang suka melanggar, banyak juga yang berpendidikan tinggi namun perilakunya tidak mencerminkan kalau dia berpendidikan. Bukan hanya orang miskin saja yang melanggar, banyak para pemilik mobil mewah yang melakukan perilaku menjijikan di jalan. Mungkin udah mental orang Indonesia untuk melanggar.. Karena kata orang kita, peraturan dibuat untuk dilanggar

Oke, di artikel ini gue mau menjelaskan beberapa “dosa” pengendara mobil selama berkendara di jalan tol. Gue batasi ruang lingkup hanya di tol karena lebih mudah untuk membandingkan kondisi dengan kriteria berhubung banyak rambu-rambu yang terpasang namun tidak ditaati. Setiap minggu gue rutin masuk jalan tol, entah  itu jalan tol dalam kota, JORR, atau ke Bekasi, kadang ke Bogor dan satu kali mudik ke Brebes lewat tol Cikampek, Cipali, dan Pejagan. Banyak perilaku memuakkan dari para pengendara mobil dan kendaraan lainnya. Pemilik mobil notabene adalah golongan menengah ke atas yang gue yakin mayoritas mempunyai latar belakang pendidikan yang tinggi. Harusnya perilaku mereka mencerminkan orang-orang berpendidikan yang peka terhadap lingkungan dan sesama. Tapi apa faktanya di lapangan? Masih banyak yang ignoran broo.. Nah kali ini coba https://betwin188.website/ rangkum dosa para pengguna jalan tol.. Cekidooot..

  1. Buang Sampah Sembarangan

Entah kenapa perilaku memalukan ini udah sangat membudaya di Indonesia. Dimana-mana orang buang sembarangan. Naik gunung ninggalin sampah segunung, sampah rumah tangga dibuang di sungai, naik motor buang puntung rokok sembarangan, begitu juga yang naik mobil suka buang sampah seenak jidat. Di tol, sejak pintu masuk aja udah keliatan. Di area setelah mobil masuk jalan tol akan terlihat banyak banget struk pembayaran tol yang berserakan di jalan. Kemarin gue mudik ke Brebes kan macet parah tuh, nah di tepi jalan gue liat banyak banget sampah sepanjang jalan dari para pengendara mobil ini. Bukan, bukan hanya pengendara motuba murah kaya Getz gue yang suka sembarangan buang sampah, sering lah gue juga liat mobil-mobil baru yang bahkan tergolong mewah macam Lexus yang pengemudinya “enggak tahu” akibatnya kalau buang sampah sembarangan.

  1. Kecepatan Melebihi Batas yang Diperbolehkan

Wah ini mah udah jelas banget peraturannya. Di tol manapun pasti ada ketentuan batas minimal dan maksimal kecepatan yang diperbolehkan. Kalau minimal seringnya 60 kmh, kalau maksimal ada yang 80 kmh ada yang 100 kmh. Kenyataannya apa? Damn!!! Saat jalanan lengang, udah pada kaya kesetanan semua tuh orang-orang. Ngetes topspeed brooooo

Kalau dalam hal ini gue akuin kadang gue khilaf ngebecek gas sampe diatas 100kmh, malah pernah satu kali sampe 160kmh.. Maafkan Baim ya Allah,, ngeri banget kecepatan segitu, gak lagi-lagi deh.. Artikel ini sekaligus koreksi buat gue yang kadang berkendara melebihi batas kecepatan yang dibolehkan. Untung si nyonya selalu teriak kalau gue udah berkendara di atas 100kmh,, alarm manual lah ya haha..