7 Kesalahan Adegan Ant Man

kesalahan adegan syuting
kesalahan adegan syuting

Menurut agent88bet bagi penyuka Marvel, tentu film superhero mulai dari Iron Man, Spiderman, X-man sampai Avengers telah tidak asing lagi. Pengin tampil beda, kali ini Marvel mengusung sosok superhero baru mempunyai nama Ant Man. Sesuai namanya, superhero berwujud mini ini bisa mengendalikan semut. Tidak sia-sia, film besutan sutradara Peyton Reed yang diluncurkan17 Juli ini telah mengantongi 58 juta USD pada tiga hari kesatupeluncurannya. Bahkan konon Ant Man telah menyingkirkan Minions dari puncak box office.

Film dimulai dengan urusan menarik saat memperkenalkan Paul Rudd sebagai pemeran utama mempunyai nama Scott Lang, yang ternyata narapidana. Ini unik sebab stigma kesatu saat melihat tahanan ialah penjahat. Sementara di Ant Man, penjahatnya bakalan dijadikan figur utama. Sayang sekali, film ini menyimpan sejumlah adegan salah yang seharusnya dapat dihindari andai lebih teliti.

1. Nonjok hidung hingga berdarah tapi seketika darahnya hilang. Laluhadir lagi.
Kehadiran Michael Douglass yang berperan menjadi figur utama mempunyai nama dr. Hank Pym ini, patut diapresiasi. Ketika hadir di menit kesatu, dr.Pym muda berlatar tahun 1989, benar-benar dibintangi oleh Douglass sendiri dengan sokongan keren semua make up artist.

Tapi kekerenan ini buyar saat adegan berikutnya. dr.Pym mengayunkan tinju ke teman kerjanya yang bersikokoh hendak mengembangkan partikel pym. Mitchell Carson yang dibintangi oleh aktor berpengalaman Martin Donovan ini, dijotos tepat di hidung sampai berdarah. Jika diacuhkan dengan paling detail, darah yang menetes di hidung ini seketika hilang. Padahal, mestinya si aktor masih berdarah. Mendadak pun si hidung berdarah hadir kembali.

2. Latihan tinju berulang-ulang hingga lupa salah jatuh.
Latihan tinju Scott dan Hope ini, hadir dalam trailernya. Di mana Evangeline Lilly yang menjadi anak dr.Pym, mengajar Paul Rudd teknik memukul yang baik. Bukan mengenai pukulan, tapi mengenai posisi jatuh si Scott dalam pelajaran pukul memukul itu. Sebelum dipukul, dia sedang di kiri layar. Tapi posisi jatuhnya saat Hope mengulurkan tangan, terdapat di kanan. Ini mesti berulang kali lihatnya sebab ada sejumlah adeganpelajaran tinju.

3. Tembak-tembakan, sih boleh. Tapi inget, darah kudu tetap nempel ya, Dok!
Tembak-tembakan di akhir film, di mana dr.Pym terpapar tembakan dan jatuh di lantai ini, kesannya heroik banget. Maklum, dr.Pym korban salah tembak, di mana dia mengayomi orang lain. Jika tidak salah, yang terkena ialah dada unsur kanan atas dan darah menetes. Sayangnya, saat jatuh dan anaknya menolong, darah tersebut lenyap. Lalu masih lenyap saat dibawaterbit gedung dan hadir lagi ketika dibantu tenaga medis.

Entahlah. Mungkin maksud si penembak memang melulu melukai. Jadi sengaja sebelah kanan yang digambar darah. Walau anda tahu, jantung posisinya di kiri. Ah, saya gak kupas ini dari sisi medis sebab ini kupasan dari segi kecermatan dan konsistensi adegan aja.

4. Makan bersama keluarga dapat jadi bumerang untuk artis cilik andai melupakan detil.
Adegan si artis cilik Abby Ryder Fortson yang membintangi Cassie Lang, anak dari Scott Lang di akhir film, di mana semua keluarga telah menjadi baik pulang ini, lumayan menganggu. Memang tidak sedikit film yang tidak dapat memperlihatkan hal rinci dan tersandung andai sudah melibatkan anak, piring, dan santap sendiri. Maklum namanya pun anak-anak yang perlu berulang kali pemungutan scene. Jadi, penyatuan gambarnya dapat bermasalah andai tidak detail.

Ketika si Abby makan, terdapat makanan yang berkurang, kemudian kembali ke format kesatu, dan berkurang lagi. Harusnya sih, saat makan ya makanan bakal terus berkurang. Lagi-lagi, perlu dilihat berkali-kaliseraya melotot guna menghitung jenis makanan yang hilang di piring si Abby.

5. Biar terdapat adegan salah, namun Ant Man penuh hiburan.
Terlepas dari ketidaktelitian di atas, Ant Man bertolak belakang denganbanyak sekali film superhero lainnya. Saya tidak pernah mendengar tawa yang sedemikian tidak sedikit seperti tawa yang saya dengar dari penontonsaat kami menyaksikan Ant Man dikomparasikan film superhero lainnya. Bahkan tawa ini merata nyaris ada di semua bagian scene. Salut dan angkat topi untuk pengarang skenarionya Andrew Barrer, Gabriel Ferrari, dan Adam McKay.

Yang sangat fresh dan sukses mencuri perhatian besar di film ini, pasti saja kehadiran Michale Pena yang berperan menjadi Louis, rekan Scott. Cara dia mengisahkan runtutan kejadian dengan suara dubbing ke wajahsemua pemain lain ialah hal cerdas dan menghibur, yang sukses memancing tawa di masing-masing kehadirannya. Louis ini bahkan menyuruh dua teman lainnya menjadi kesebelasan perampok yang akan menciptakan Scottmenculik baju semut.

6. Siapapun dapat jadi supehero, bahkan mantan penjahat sekalipun.
Tidak melulu mengundang tawa, Ant Man menghadirkan orang biasa yang cerdas dalam sosok Scott. Paul Rudd mesti rela bersusah payah menurunkan berat badan sebesar 10 kilogram dan terbit masuk gym demi menyusun otot perutnya sekitar setahun penuh. Ini demi terlihat laksana sosok Ant Man yang kini ini. Jarang loh superhero yang dasarnya telah cerdas laksana Ant Man ini.

Lihat saja teknik dia merampok bank dan pun membobol sistemketenteraman dengan memakai bahan lokasi tinggal tangga. Bahkan saat harus menciptakan sidik jari buatan. Berbeda dengan banyak sekali superhero beda pula, Scott sukses menyentuh pemirsa dengan adegan hubungan keluarga bareng anaknya Cassie. Diceritakan, sejak dipenjara si Scott ini diceraikan dari anaknya. Istrinya bertunangan dengan polisi.

7. Ant Man juga buat kita lebih paham dunia semut.
Dan yang terpenting, pasti saja anda dihibur dengan informasi tambahantentang semut. Walaupun masih tidak sedikit kontroversi di dunia semua ilmuwan pribumi akan pemakaian sistem kontrol melewati chip yang ditempel di telinga pada film ini, lagipula soal tidak masuk bakal hilangnya partikel tubuh saat menyusut sedemikian kecil. Kehebohan ini sama dengan Fast Furrious terakhir, saat mobil meluncur melalui tiga menara super tinggi.

Spesies yang telah ada semenjak 150 juta tahun yang kemudian ini ternyata memang fauna luar biasa. Semut dapat membawa benda berat yang ukurannya hingga 5000 kali dibanding mutu mereka sendiri, yang andai diumpamakan seperti insan menggendong 60 gajah. Beberapa jenis semut yangdiluncurkan dalam film ini antara beda semut tukang kayu, semut api, semut peluru, sampai semut gila.

Lucu, deh andai membaca ulasan semua ilmuwan berhubungan semut inidikomparasikan dengan cerminan semut yang hadir di film. Ya,barangkali ada baiknya film ini melibatkan semua entomologist.